WALAU BUKA CUMA SETENGAH HARI

PELANGGAN TETAP ANTRI

Jangan pernah sepelekan usaha dagang mie ayam. Mungkin ada sebagian orang yang menganggap berjualan mie ayam itu, hanya menghasilkan untung yang tidak begitu besar dan merupakan pencarian nafkah dengan rate rendah. Tapi jangan salah, disisi lain ada juga lho pedagang mie ayam yang dapat membuat kita terkejut penasaran.

Sugeng, 30 tahun adalah contohnya. Pria kelahiran Jakarta ini merupakan pedagang mie ayam yang mampu mendapati keuntungan Rp 50.000.000 per bulan ( Bayangkan ). Warung Mie Ayam yang bernama Permata Hijau ini mempunyai kru yang berjumlah hanya 4 orang.

Menurut Sugeng ( pria berambut pendek ikal  ), setiap hari rata-rata ia menjual 200 mangkuk mie ayam dengan harga per porsi Rp 6000. Dia juga menuturkan, dari penjualan rata-rata setiap hari sebesar 200 mangkuk, ia mengambil keuntungan Rp 1000 per mangkuknya. Namun disampimg itu dia juga mengambil keuntungan dari penjualan minuman yang dijualnya.

A) Perintisan Usaha Dari Bawah.

Sudah lama menekuni usaha mie ayam sejak tahun 1992, hoki Sugeng ternyata baru muncul delapan tahun kemudian. Awalnya pria ini hanya ikut orang berjualan mie ayam di Lampung. Makin lama ia tidak betah, terutama karena ia merasa tidak dapat mencurahkan kemampuannya sepenuhnya. Maka pada tahun 2000 ia hijrah ke Jakarta, kembali ke rumah orang tuanya. Mulai pula ia merintis usaha mie ayamnya didepan show room sebuah perusahaan otomotif dikawasan Permata Hijau. Rupanya mie ayam racikan Sugeng mengena dilidah pelanggannya. Pada awalnya warung itu hanya raimaikan oleh para karyawan yang berkantor disana, lama-lama makin tenar melampaui kawasan itu. Karena letak warungnya yang menyendiri, jauh dari warung-warung lainnya, orang menamainya warung Seje Dewe Atau CJDW.

Sayangnya, hanya beberapa tahun berjualan, warung ini mesti pindah, karena anjuran Pemerintah setempat. Ditempat yang baru, warung pak Sugeng ini sepi dari pelanggan karena “orang belum tahu tempat kami pindah disini”, kata Sugeng. Ditempat yang baru ini Sugeng juga mengubah nama warungnya menjadi Mie Ayam Permata Hijau Simprug.

Yang namanya rezeki rupanya tak kan lari kemana-mana. Meskipun lokasi yang ditempati warung Sugeng ini sepi, namun justru disitu pula letak daya tariknya. Orang-orang yang naik sepeda motor dan melintas dikawasan itu, dengan mudah bisa memarkir kendaraannya dipinggir jalan, dan langsung duduk diwarung mie milik pak Sugeng ini. Tak sampai lima menit kemudian, hidangan sudah dapat dinikmati. Setelah kenyang, perjalanan bisa dilanjutkan. Jadi praktis dan menghemat waktu makan disini.

Setiap hari Sugeng beserta krunya sudah harus bekerja mulai dari pukul 3 pagi di rumah Sugeng. Dua jam kemudian mereka sudah dalam perjalanan menuju lokasi warung. Sambil mendorong gerobak, biasanya Sugeng mengawasi sekitar. Dan menurut dia, dari pengamatan seperti inilah ia terinspirasi membuka usahanya ditrotoar jalan menuju kawasan Simprug itu.

Menurut Sugeng, penjualan mereka dihitung harian dan semua anggota kru tahu jumlahnya. Itu sebabnya bagi-bagi rezeki pun dilangsungkan dengan cara musyawarah-mufakat. Rata-rata anggota kru mengantongi pendapatan Rp. 1 juta per bulan.

Sugeng juga menuturkan, sudah banyak orang yang menawari dirinya untuk bekerjasama baik dalam bentuk partner maupun mengembangkan sayapnya lewat sistem wara laba. Namun Sugeng masih berpikir seribu kali. Alasannya, ia hanya tidak ingin mengecewakan partnernya, sebab menurut Sugeng, ia belum bisa menjamin kualitas mie ayam yang tidak ia tangani langsung.

Di lain pihak, permintaan sejumlah pelanggan agar ia melebarkan sayap akhirnya ia dengarkan juga. Terbukti dalam waktu dekat ia akan membuka cabang di Kawasan Pondok Aren, Tangerang. Ia sudah mempersiapkan tempat dan kru. Menurut Sugeng, banyak pelanggan yang tinggal dikawasan itu, memintanya untuk membuka warung disitu.  ” Setelah saya survey lokasi dan menemukan tempat, akhirnya saya memutuskan untuk buka disana, ” kata Sugeng.

B) Penilaian Terhadap Sugeng.

Dari suasana kehidupan tentang cerita diatas saya dapat menilai bahwa Sugeng adalah tipe orang yang mempunyai jiwa usaha yang tinggi dan pekerja keras, terbukti akan perintisan usahanya dari ia pertama kali berdagang dengan ikut orang, dan memutuskan untuk berhenti lalu membuat usaha sendiri. Dengan kemampuan dia membuat mie ayam yang nikmat dan sudah diakui oleh khalayak ramai, tentu rasanya ia merasa percaya diri dan ingin mengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru.

Satu hal yang ingin saya tekankan, bahwa Warung Ayam Permata Hijau Simprug ini hanya berjualan setengah hari saja yaitu pada pukul 06.00 pagi sampai 12.00 siang. Coba saja ia agak menambah jamnya, pasti keuntungan yang diperoleh akan lebih besar lagi.

Ada beberapa hambatan yang dihadapi oleh Sugeng pada saat ini. Salah satunya adalah Mungkin saja ia ingin menambah jamnya agar keuntungan yang diperoleh akan lebih banyak, namun karena letaknya ditrotoar jalan, maka pada jam-jam siang ( 12.00 keatas  ) tentu akan banyak kendaraan yang melewati jalan tersebut. Sedangkan sebagian besar para pelanggan/konsumen memarkirkan kendaraannya di sisi-sisi jalan. Oleh karena itu Sugeng tidak ingin Warungnya membuat jalan menjadi sempit karena hal tersebut.

C) Ciri-Ciri Sugeng.

a.       Berambut Pendek, Ikal

b.      Berpenampilan Sederhana

c.       Murah Senyum

d.      Tinggi Badan Relatif

e.       Kulit Sawo Matang

D) Watak Sugeng.

a.       Adalah tipe orang pekerja keras

b.      Berjiwa Usaha Yang Tinggi

c.       Mampu Mengistimasi Prospek Usahanya

d.      Sifat Yang Tak Ingin Dikekang ( Tak Ingin Jadi Anak Buah

E) Perjalanan Seorang Sugeng Mengembangkan Usahanya.

a.       Menekuni usaha mie ayam sejak tahun 1992 ( Masih ikut orang /jadi anak buah ) di Lampung.

b.      Memulai usaha mie ayam sendiri pada tahun 2000 di Jakarta, di depan Showroom sebuah perusahaan otomotif di Kawasan Permata Hijau.

c.       Pindah kekawasan baru di Prapatan Simprug, karena di tempat sebelumnya Pemerintah Melakukan anjuran pindah terhadap usaha dagang Sugeng dari kawasan tersebut.

d.      Setelah untung yang ia dapati, kini ia mencoba untuk membuka cabang mie ayam di kawasan Pondok Aren, Tanggerang.

F) Resiko Yang Berani Sugeng Ambil.

a.       Keluar sebagai pedagang mie ayam pada saat ikut orang.

b.      Mengambil keputusan untuk membuat usaha mie ayam sendiri.

c.       Terjadinya perpindahan tempat, atas adanya anjuran pemerintah untuk pindah dari kawasan tersebut.

d.      Mencari lokasi baru dan memulai usaha mie ayamnya.

e.       Mencoba mengembangkan usahanya dengan membuka cabang mie ayam milliknya.

G) Hambatan-Hambatan Yang Dialami Sugeng Pada saat Pencapaian Usahanya.

a.       Sempat dua tahun sepi, karena orang belum tahu usaha mie ayam Sugeng pindah ke tempat yang baru.

b.      Terjadi perpindahan lokasi, karena anjuran pemerintah setempat.

c.       Sugeng hanya buka setengah hari, yaitu dari jam 06.00 pagi sampai 12.00 siang. Karena lokasi yang Sugeng tempati sekarang merupakan lokasi trotoar jalan. Padahal Sugeng bisa mencapai keuntungan lebih jika saja ia mempunyai tempat yang layak untuk dagangan mie ayamnya.

Pembuatan Telur Asin

 

Senin, 21 Januari 2008

A. Pendahuluan

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Telur dapat dimanfaatkan sebagai lauk, bahan pencampur berbagai makanan, tepung telur, obat, dan lain sebagainya. Telur terdiri dari protein 13 %, lemak 12 %, serta vitamin, dan mineral. Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuningnya. Kuning telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan serta mineral seperti : besi, fosfor, sedikit kalsium, dan vitamin B kompleks. Sebagian protein (50%) dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Adapun putih telur yang jumlahnya sekitar 60 % dari seluruh bulatan telur mengandung 5 jenis protein dan sedikit karbohidrat.

Kelemahan telur yaitu memiliki sifat mudah rusak, baik kerusakan alami, kimiawi maupun kerusakan akibat serangan mikroorganisme melalui pori-pori telur. Oleh sebab itu usaha pengawetan sangat penting untuk mempertahankan kualitas telur. Telur akan lebih bermanfaat bila direbus setengah matang dari pada direbus matang atau dimakan mentah. Telur yang digoreng kering juga kurang baik, karena protein telur mengalami denaturasi/rusak, berarti mutu protein akan menurun. Macam macam telur adalah : telur ayam (kampung dan ras), telur bebek, puyuh dan lain-lain.

I. Kualitas Serta kerusakan Telur

Kualitas telur ditentukan oleh :

1.         Kualitas bagian dalam ( kekentalan putih dan kuning telur, posisi kuning telur, dan ada tidaknya noda atau bintik darah pada putih atau kuning telur ).

2.         Kualitas bagian luar ( bentuk dan warna kulit, permukaan telur, keutuhan, dan kebersihan kulit telur ).

Umumnya telur akan mengalami kerusakan setelah disimpan lebih dari 2 minggu diruang terbuka. Kerusakan tersebut meliputi kerusakan yang tampak dari luar dan kerusakan yang baru dapat diketahui setelah telur pecah.

Kerusakan pertama berupa kerusakan alami (pecah, retak). Kerusakan lain adalah akibat udara dalam isi telur keluar sehingga derajat keasaman naik.

Sebab lain adalah karena keluarnya uap air dari dalam telur yang membuat berat telur turun

serta putih telur encer sehingga kesegaran telur merosot. Kerusakan telur dapat pula disebabkan oleh masuknya mikroba ke dalam telur, yang terjadi ketika telur masih berada dalam tubuh induknya. Kerusakan telur terutama disebabkan oleh kotoran yang menempel pada kulit telur. Cara mengatasi dengan pencucian telur sebenarnya hanya akan mempercepat kerusakan. Jadi pada umumnya telur yang kotor akan lebih awet daripada yang telah dicuci. Penurunan mutu telur sangat dipengaruhi oleh suhu penyimpanan dan kelembaban ruang penyimpanan.
II. Prinsip Pengawetan Telur

Prinsip pengawetan telur adalah untuk :

1) Mencegah masuknya bakteri pembusuk ke dalam telur;

2) Mencegah keluarnya air dari dalam telur.

Beberapa proses pengawetan telur utuh yang diawetkan bersama kulitnya antara lain :

1) proses pendinginan;

2) proses pembungkusan kering;

3) proses pelapisan dengan minyak;

4) proses pencelupan dalam berbagai cairan.

B. Membuat Telur Asin
Untuk menjaga kesegaran dan mutu isi telur, diperlukan teknik penanganan yang tepat, agar nilai gizi telur tetap baik serta tidak berubah rasa, bau, warna, dan isinya. Telur asin adalah telur utuh yang diawetkan dengan adonan yang dibubuhi garam. Ada 3 cara pembuatan telur asin yaitu :

1)      Telur asin dengan adonan garam berbentuk padat atau kering;

2)      Telur asin dengan adonan garam ditambah ekstrak daun teh;

3)      Telur asin dengan adonan garam, dan kemudian direndam dalam ekstrak atau cairan teh.
1. Bahan

1)      Telur bebek yang bermutu baik 30 butir

2)      Abu gosok atau bubuk batu bata merah 1 ½ liter

3)      Garam dapur ½ kg

4)      Larutan daun teh (bila perlu) 50 gram teh / 3 liter air

5)      Air bersih secukupnya
2. Alat

1)      Ember plastic

2)      Kuali tanah atau panic

3)      Kompor atau alat pemanas

4)      Alat pengaduk

5)    Stoples atau alat penyimpan telur
3. Cara Pembuatan

1)      Pilih telur yang bermutu baik (tidak retak atau busuk).

2)      Bersihkan telur dengan jalan mencuci atau dilap dengan air hangat, kemudian Keringkan.

3)      Amplas seluruh permukaan telur agar pori-porinya terbuka.

4)      Buat adonan pengasin yang terdiri dari campuran abu gosok dan garam, dengan perbandingan sama (1:1). Dapat pula digunakan adonan yang terdiri dari campuranbubuk bata merah dengan garam.

5)      Tambahkan sedikit air ke dalam adonan kemudian aduk sampai adonan berbentuk pasta.

6)      Bungkus telur dengan adonan satu persatu secara merata sekeliling permukaan telur, kira-kira setebal 1~2 mm.

7)      Simpan telur dalam kuali atanah atau ember plastik selama 15 ~ 20 hari. Usahakan agar telur tidak pecah, simpan di tempat yang bersih dan terbuka.

8)      Setelah selesai bersihkan telur dari adonan kemudian rendam dalam larutan the selama 8 hari (bila perlu).

4. Keuntungan

1)      Telur yang diasinkan bersifat stabil, dapat disimpan tanpa mengalami proses perusakan.

2)      Dengan pengasinan rasa amis telur akan berkurang tidak berbau busuk, dan rasanya enak.

Catatan:

1)      Asin tidaknya telur asin dan keawetannya, sangat tergantung pada kadar garam yang diberikan. Semakin tinggi kadar garam, akan semakin awet telur yang diasinkan, tetapi rasanya akan semakin asin.

2)      Telur asin matang tahan selama 2~3 minggu, sedangkan pembubuhan larutan teh dalam adonan pengasin dapat meningkatkan ketahanan telur asin sampai 6 minggu.

3)      Penggunaan ekstrak daun teh bertujuan agar zat tanin yang terkandung dalam daun teh dapat menutupi pori-pori kulit telur serta memberikan warna coklat muda yang menarik dan bau telur asin yang dihasilkan lebih disukai.

C. Pemasaran Telur Asin

Pengasinan telur merupakan salah satu cara penambahan umur simpan telur yang umum dilakukan oleh masyarakat.   Telur asin merupakan salah satu sumber protein yang mudah didapat dan berharga relatif murah.   Telur asin sebagai bahan makanan yang telah diawetkan mempunyai daya tahan terhadap kerusakan yang lebih tinggi dibandingkan telur mentah. Telur umumnya mengandung protein 13%, lemak 12%, mineral dan vitamin. Selain lebih awet telur asin juga digemari karena rasanya yang relatif lebih lezat dibandingkan telur tawar biasa.

telur-asin

Konsumen terbesar produk telur asin adalah masyarakat menengah ke bawah, karena telur asin dapat dijadikan sumber protein hewani yang murah. Sebagian besar konsumen telur asin adalah penduduk di kota-kota besar. Disamping untuk konsumen rumah tangga, konsumen lainnya yang sangat potensial adalah restoran, rumah makan, kapal-kapal laut, rumah sakit, asrama-asrama, perusahaan jasa boga dan sebagainya.

Perkembangan industri telur asin akan mendorong perkembangan peternakan itik akan berdampak kepada peningkatan pendapatan para peternak itik yang umumnya merupakan masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, industri telur asin dapat dijadikan salah satu usaha yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat menengah dan bawah serta dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber protein mahal seperti daging.

Pusat-pusat produksi telur asin umumnya berlokasi sama dengan sentra-sentra penghasil telur itik.  Pada tahun 2004 produsen telur itik terbesar di Indonesiia adalah Provinsi Jawa Barat dengan jumlah produksi 37.447 ton diikuti dengan Provinsi Sulawesi Selatan 22.153 ton dan Provinsi Kalimantan Selatan 20.105 ton.  Di Provinsi Jawa Barat, sentra-sentra telur itik antara lain terdapat di Kabupaten Indramayu dan Cirebon.  Di Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon yang menjadi daerah survey studi ini terdapat 95 unit usaha telur asin skala kecil dan menengah. Sedangkan di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon terdapat 10 unit usaha telur asin skala kecil dan menengah. Disamping itu juga terdapat pengusaha-pengusaha telur asin yang tersebar di daerah Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.

Gambaran tentang industri telur asin yang disajikan dalam buku lending model ini yang meliputi aspek pasar dan pemasaran, aspek produksi, aspek keuangan, aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Dalam rangka menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat luas, maka buku pola pembiayaan telur asin ini akan ditransformasi dalam Sistem Informasi Terpadu Pengembangan Usaha Kecil (SI-PUK) yang bisa diakses melalui website Bank Indonesia.

D. Kesimpulan

Mempelajari dunia agribisnis dapat memberi wawasan yang luas mengenai peluang – peluang apa saja yang dapat dimanfaatkan dimasa depan Hal tersebut karena agribisnis merupakan sector yang menguntungkan bagi banyak pihak. Dunia agri tidak hanya identik dengan pertanian, namun juga peternakan, industri besar, maupun industri kecil seperti industri rumah tangga.

Penjualan telur asin merupakan kegiatan industri yang bisa dilakukan oleh industri atas, menengah, maupun industri rumah tangga. Penjualan telur asin memiliki memiliki banyak manfaat bagi berbagai kalangan. Perusahaan yang menjual telur asin memberi motivasi dan harapan bagi para peternak itik atau maupun bebek untuk mengembangkan usaha tersebut. karena itu, industri telur asin dapat dijadikan salah satu usaha yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat menengah dan bawah serta dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber protein mahal seperti daging, dan susu berprotein ( L-Men, Susu Kedelai, dll ).

Selain itu, pengasinan telur merupakan salah satu cara penambahan umur simpan telur yang umum dilakukan oleh masyarakat.   Telur asin merupakan salah satu sumber protein yang mudah didapat dan berharga relatif murah.   Telur asin sebagai bahan makanan yang telah diawetkan mempunyai daya tahan terhadap kerusakan yang lebih tinggi dibandingkan telur mentah. Telur umumnya mengandung protein 13%, lemak 12%, mineral dan vitamin. Selain lebih awet telur asin juga digemari karena rasanya yang relatif lebih lezat dibandingkan telur tawar biasa.

E. Daftar Pustaka

http://www.budidayatelur.co.id

http://www.atanitokyo.blogspot.com

Alter Bridge – Open Your Eyes

Looking back I clearly see
what it is that’s killing me

Through the eyes of one I know
I see a vision once let go
I had it all

Constantly it burdens me
Hard to trust and can’t believe
Lost the faith and lost the love
When the day is done

Will they open their eyes
And realize we are one
On and on we stand alone
Until our day has come
When they open their eyes
And realize we are one

I love the way I feel today
But how I know the sun will fade
Darker days seem to be
What will always live in me
But still I run

It’s hard to walk this path alone
Hard to know which way to go
Will I ever save this day
Will it ever change

Will they open their eyes
And realize we are one

Still today we carry on
I know our day will come
When they open their eyes
And realize we are one

Will they open their eyes
And realize we are one
(its hard to walk this path alone
hard to know which way to go)
Will they open their eyes
and realize we are one
(lost the faith and lost the love when the day is done)

Will they open their eyes
And realize we are one

The Spirit Carries On

Music by Dream Theater
Lyrics by John Petrucci

Nicholas:
Where did we come from,
Why all here?
Where do we go when we die?
What lies beyond
And what lay before?
Is anything certain in life?

They say, “Life is too short,”
“The here and the now”
And “You’re only given one shot”
But could there be more,
Have I lived before,
Or could this be all that we’ve got?

If I die tomorrow
I’d be all right
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

I used to be frightened of dying
I used to think death was the end
But that was before
I’m not scared anymore
I know that my soul will transcend

I may never find all the answers
I may never understand why
I may never prove
What I know to be true
But I know that I still have to try

If I die tomorrow
I’d be all right
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

Victoria:
“Move on, be brave
Don’t weep at my grave
Because I am no longer here
Please never let
Your memory of me disappear”

Nicholas:
Safe in the light that surrounds me
Free of the fear and the pain
My questioning mind
Has helped me to find
The meaning in my life again
Victoria’s real
I finally feel
At peace with the girl in my dreams
And now that I’m here
It’s perfectly clear
I found out what all of this means

If I die tomorrow
I’d be all right
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

Presentasi Bisnis

Dalam melakukan presentasi bisnis, ada beberapa tahap yang perlu lho ketahui… hmm..

 

Pertama, tahap Persiapan

a.       Dalam tahap persiapan lho mesti menetapkan tujuan trus ada lagi brow.. maksudnya, apa sih tujuan presentasi lho, bersifat Informatifkah atau Entertaint,,, kalau persentasi umum biasanya bersifat Informatif, tapi kalau Komersil biasanya bersifat Entertaint/Persuasif,, hehehe ada lagi brow,..,

b.      Lho juga harus tahu kapan dan dimana lho presentasinya..hmm lho kudu tahu waktu atau jadwal lho mau presentasi jangan cari waktu yang agak bentrok ama jadwal lain biar lho bisa ontime and dapet cap bagus dari orang yang ngeliat presentasi lho, hmmm,.,., lho juga kudu ngerti dimana tempat lho presentasi brow…kalau tempatnya didesa atau diwilayah lain, tetap lho harus ingat ma point yang ( a. tahap Kedua/Pelaksanaan ) sephhh…

c.       Ada lagi neh satu hal yang amat sangat penting,,, hehehe,,, di zaman yang serba techno ini lho juga mesti punya perlengkapan dalam presentasi lho brow… dalam presentasi lho kudu punya laptop ( kalau perlu yang bermerk brow biar tampak keren gitu, minjam juga ga’ apa kok ). Dalam penggunaan laptop,,Lho juga harus ngerti gimana ngeoperasi’in program power point yang benar dan bijaksana hehehe,,, ingat pesan gua ini ya,,, biasanya kalau mahasiswa atau dosen pun kalau mau presentasi pake power point, masih ada aja yang memasukkan semua bahan presentasi kedalam power point,,, hmm itu ga’ perlu brow,, lho malah kelihatan bego’nya kalau lho masukkin semua bahan lho disitu, namanya juga power point ya..lho cuma masukkin point -pointnya aja, terus point-point tersebut lho jelasin deh ama yang denger presentasi lho gimana kan keren tuh,,, trus lho juga harus nyedia’in copian hasil presentasi lho,, biar ada bahan buat mereka.. tujuannya seh jaga- jaga aja kalau listrik padam tiba – tiba,,hehehehe… gimana itu baru tahap pertama brow..

Kedua, tahap Pelaksanaan

a.       Adalah melakukan Analisis Penerima.,., , maksudnya kepada siapa presentasi bisnis lho akan lho presentasikan, apa jabatan yang ia pegang, gimana watak atau Etika yang perlu lho tunjukin dalam lho berpresentasi, kalau perlu lho juga mesti tahu apa tingkat pendidikannya. Kan ga’ mungkin kalau kita presentasi di desa pake bahasa yang tinggi ntar yang denger malah bingung, hehehe,.,., gitu juga kalau lho presentasinya ama bos-bos atau para manajer yang tingkat pendidikannya lebih tinggi kalau lho pake bahasa yang monoton atau kurang aktual ntar mereka malah nganggap lho katro’ lagi… hehehe.,,, ada lagi nehh,,,

b.      Lho mesti pertimbangkan perbedaan budaya,,, kalau lho presentasinya di tempat yang mewah, hmm ambil contoh aja misalkan lho presentasinya di hotel terus yang ngeliat nya ada orang kita dan ada orang asing,, nah kalau situasinya seperti itu,, kita perlu mix bahasa presentasi kita antara bahasa indonesia dan bahasa asing…( ingat pesan gua ya,,, meski pun dalam presentasi kita yang ngeliatnya itu semuanya orang indonesia namun ada satu saja  orang asing, tetap kita harus mix bahasa kita agar orang asing itu ngerti ama presentasi kita brow ),,, gimana masih lanjut ya,,, ada lagi neh..

c.       Ingat sama kredibilitas,, lho mesti menjaga wibawa lho brow,,, ga’ perduli lho mau   presentasi ditempat yang keren atau mewah kalau perlu ditempat yang terpencil sekalipun, lho tetap harus jaga lho punya kredibilitas,,, ( sebagai contoh, lho harus guna’in Dasi kalau lho mau presentasi, karena dasi juga adalah bahasa non verbal brow.,., )

d.      Melakukan Pendekatan Organisasi, bukan pendekatan individu,.,. maksudnya jangan lho campur adukkan masalah bisnis dengan masalah pribadi,,, sebagai contoh,,,mungkin lho lagi ada masalah ama satu orang  ntah siapa pokoknya lah, kebetulan orang tersebut pas ngeliat lho lagi presentasi lho jangan beri dia pandangan yang membuat dia tambah marah atau membuat lho tambah panas,, nyantai aja brow tujuannya kan agar presentasi lho berjalan lancar,,, hehehe… satu lagi nehhh,,,,

e.       Yang paling unik dan paling jitu kalau kalau lho presentasi adalah menciptakan daya tarik tersendiri,,,, moto gua seh ” be your self, and do what you want “… jadi lah diri lho ndiri and timbulin donk keunikan dari diri lho,,, jangan minder dunks,, hari gini masih minder kelaut aja sana and ceburin muka lho,,,, ahahaha.,.,

Tahap terakhir yaitu tahap Evaluasi

a.       Tahap terakhir sih cuma nge check aja gima sih hasil prentasi lho, sebelum lho presentasikan,’,,, hihiihi

Nah gimana brow seph kah hidup lho hari ini,,, baiklah kalau begitu,.,.,hehehehehehehe

Hello world!

Posted: November 26, 2008 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!